Menuju Dzikrol Hauliyah Ponpes Thohir Yasin Ke-37; "Rapikan Barisan, Satukan Kekuatan, Teguhkan Iman untuk Thohir Yasin Idaman"
Pondok Pesantren Thohir Yasin kembali tahun ini akan melangsungkan gawe besar pesntren yakni Dzikrol Hauliyah Ke-37. Acara tahunan ini akan dilaksanakan pada Desember 2026 dengan acara puncak yakni nyeleng minyak pada malam jum'at pertama bulan Rajab yang bertepan dengan tanggal 11 Desember 2026. "Agenda ini kita niatkan sebagai ibadah serta kesempatan berbuat baik untuk menyambut seluruh tamu-tamu yang luar biasa" pesan Bapak Pimpinan Al-Mukarram TGH. Ismail Thohir dalam rapat perdana pembentukan panitia.
Selain itu dalam rapat perdana, beliau mengingatkan keutamaan bulan Rajab serta melakukan evaluasi untuk Dzikrol di tahun sebelumnya sebagai acuan catatan untuk tahun ini. Acara rapat tersebut dihadiri oleh civitas ponpes Thohir Yasin, seluruh pengurus serta tokoh agama dan tokoh masyarakat desa Lendang Nangka. Rapat perdana tersebut menunjukkan betapa antusiasnya seluruh masyarakat dalam menyambut gawe besar Thohir Yasin.
Menuju tahun ke-37 ini, resmi pula di angkat tema kegiatan yaitu "Rapikan Barisan, Satukan Kekuatan, Teguhkan Iman untuk Thohir Yasin Idaman". Tema ini terinspirasi dari surah dalam Al-Quran ke-37 yakni Asshaffat yang berarti merapikan barisan. "Kami merasa ini pesan, sudah saatnya Thohir Yasin rapikan barisan. Tetap dengan jargon tidak kemana mana tapi ada dimana, dalam artian shaf yang dirapikan ini adalah shaf yang beragam latar belakang dan beragam warna. Akan tetapi keragamaan itu tetap akan punya keindahan dan kekuata. Inilah impian dan idaman kita semua, dimana kita bisa menerima semua kelompok dan golongan, bersatu dalam satu barisan dengan penuh keragaman dalam satu iman dan inilah impian dan idaman kita semua. Hari ini lembaga thohir yasin hampir bisa dikatakan lengkap, dengan beragam lembaga, akan ada ragam visi dan kergaman ini bukan halangan, melainkan tetap dalam satu iman" pesan ustadz Ahmad Patoni selaku Ketua Pengurus Harian PPSM Thohir Yasin saat ditanya terkait filosofi tema Dzikrol Hauliyah ke-37.
Tentu, ditengah maraknya isu pesantren saat ini, Thohir Yasin hadir membuktikan dengan merapikan barisan, menyatukan kekuatan serta meneguhkan iman untuk menjadi pesantren idaman yang tentu bukan milik perorangan namun ia adalah pesantren masyarakat. Harapan Thohir Yasin yang menyatukan, merangkul dan menguatkan. Semua merasa memiliki, semua merasa ingin terlibat, semua punya andil & peran masing-masing. Tentu tujuan akhirya tidak lain sama-sama mencari keberkahan seperti pesan sang guru "semoga kita mendapatakan keberkahan didalamnya". Panjang umur hal-hal baik. Panjang umur Pesantren Masyarakat. Panjang Umur Thohir Yasin. (Ria)